Di daerah DKI terdapat
kota Jakarta utara(kota administrasi) yang hiruk pikuk warganya,bagaimana tidak
karna daerah itu banyak di datangi para
warga pendatang tujuan mereka ialah mencari maisyah,terlebih lagi sudah puluhan
orang di situ yang berhasil.Dan tidak sedikit pula yang tidak berhasil,bahkan
daerah itu terkenal dengan tempat wisata nya yaitu: “Taman Impian Jaya Ancol”
itu usaha dalam segi hal bermain,belum
di tambah usaha dalam bidang perindustrian contoh:”Petik Kemas”,di Jakarta
utara terletak pelabuhan tanjung priuk,pelabuhan sunda kelapa dan balai kota
lama,kota Batavia yang sekarang di sebut museum sejarah Jakarta.
Pemkot
Jakarta utara akan membangun “Giant Sea
Wall” untuk mencegah terjadinya banjir rob.Yang mana populasi orang nya sampai
kurang lebih 1.468.840 jiwa thn 2005 dengan kepadatan
10.721,46 jiwa/km²,terlebih
lagi saya tinggal di dataran rendah di Jakarta utara yaitu kampung bahari,di
sinilah saya di kirimkan untuk mengemban tugas menyampaikan ilmu agama
islam.Sebelum nya saya tidak tahu harus berbuat apa di kampung ini tapi
alhamdulillah tidak lama kemudian saya bertemu dengan guru ponpes yang dulu
pernah mengajari saya,setelah itu saya di arahkan beliau untuk mengajar di
sebuah yayasan yaitu namanya” Bahrun Nassirin “seiring berjalanya waktu saya
mulai merasakan ke bahagian di kampung itu karna orang nya ramah”.Pada akhirnya
di tahun 2014 terjadilah becana alam
(banjir),ini sebelum di bangunnya “Giant Sea Wall”di saat keadaan itu saya
bertanya dalam hati “apakah ini musibah bagi hamba mu ya allah”? mulailah saya
merasakan pedihnya sebagai penyampai agama islam,singkat cerita banjir pun
telah surut aktivitas saya di mulai kembali untuk mengajar,insya allah ank”yang
ikut mengaji
25 ank dan saya di minta mengajar umur 8 tahun
totalnya 5 anak dalam kondisi seperti itu saya terus semangat,
banyak kejadian pro & kontra dari mulai saya datang di situ ada yang
memusuhi dan menyenangi dari kalangan dewasa maupun remaja bahkan lansia.Cuma
saya orang nya tidak mau repot/pun di ambil pusing,setiap ada orang yang
memusuhi insya allah tetap saya doakan supaya mereka di berikan ke sadaran dan
rezeki yang barokah.
Tidak lama
kemudian di tahun 2016 saya di minta untuk membina remaja di yayasan tersebut
sebagai kordinator PPG (Penggerak Pembina Generus) namun ranah saya di bagian ring
1,karna kita punya ring itu 3 dari masing”ring punya kordinator Alhamdulillah
selama saya di minta menjadi kordinator banyak anak2 mendukung & membantu
saya,sampai akhir nya banyak anak2 yang meneruskan pendidikan agama ny di
ponpes,mereka semua ingin menjadi seperti saya padahal tujuan saya hanya
memahamkan/memperkuat agama mereka,tapi apa boleh buat karna ke inginan mereka
sudah bulat sampai tibalah hari di mana pemberangkatan para remaja2 &
remaji di ponpes
5 anak.Di situ hati saya sangat gembira karna ilmu yang saya
ajarkan bisa di lanjutkan,nota bene di kampung bahari itu terkenal dengan
kampung preman & anak2 jalanan,tapi saya bisa berbaur dengan mereka
menggunakan system insentif guna mendorong ke semangatan di dalam belajar agama
islam ,menjadi pengalaman tersendiri bagi saya bisa mengajar di kampung bahari,saya
optimis tidak ada yang tidak bisa di rubah selagi orang nya mau
berubah.Berlarutnya persoalan yang saya hadapi terjadilah tragedy yang
mengejutkan bagi saya yaitu penangkapan/pengrebekan Bandar narkoba di kampung
bahari,jangan sampai permasalahan ini mengahambat pengajaran agama islam di
berbagai yayasan termasuk “Bahrun Nassirin”.Hal senada di ungkapkan oleh mentri
kebudayaan & social yaitu ibu hj Khofifa.BNN di sebutkan akan melayangkan
surat kepada pimpinan wilayah kampung bahari,yang akan merekomendasikan
penghetian izin bertempat di wilayah kampung bahari.Jadi saya juga berfikir
ketika surat di layangkan apakah saya juga ikut di usir dari wilayah
itu?sedangkan saya sudah nyaman tinggal di situ pada akhirnya saya berdoa ya
allah semoga musibah”di wilayah ini bisa engkau selesaikan,ternyata doa saya di
dengar oleh allah pada tahun 2016 sampai 2017 sudah tidak terjadi lagi bencana
banjir maupun penyebaran narkoba,dan di tahun itu Alhamdulillah saya bisa ikut
tes PDU(Pendidikan Dasar Ulama)yang di selenggarakan oleh MUI,memang bukti
nyata pertolongan allah itu dekat maka dari itu saya mengingatkan kalian jangan
bosan2 berdoa kepada allah . Inilah sedikit perjalanan saya ketika bertugas di
suatu wilayah semoga kisah ini bisa menjadi motivasi bagi kalian yang masih
dalam masa2 berjuang kejar terus cita2 kalian sampai berhasil.
Ada suatu kata
yang pernah saya dengar dalam bahasa ingris
………..be teacher of the
world………..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar